Mau Anak Cerdas? Lakukan ini.

Punya anak cerdas tentu impian seluruh mahluk bernama Ibu. Siapa sih yang tidak bangga melihat anaknya berprestasi dan menonjol diantara sebayanya. Tapi kecerdasan tidak bisa didapat instan, perlu ibu cerdas untuk menghasilkan anak-anak cerdas.

Masa emas pertumbuhan anak ada pada 1000 hari pertamanya. Pembentukan sel otak tercepat ada pada masa tersebut. Di usia dua tahun berat otak anak sudah bisa sama dengan berat otak orang dewasa. Jika perkembangan otak telah sempurna, maka anak akan mudah menyerap informasi dan cepat mempelajari hal-hal baru. Berikut beberapa hal yang dapat membantu merangsang perkembangan otak anak.

  1. Beri Makanan bergizi dan tinggi zat besi
    Enak, sehat, lahap

    Zat besi adalah unsur utama pembentuk sel otak. Kekurangan zat besi akan mempengaruhi kecerdasan anak. Saat ini di Indonesia kekurangan zat besi pada anak masih menjadi masalah serius. Sekitar 40-60% anak Indonesia mengalami anemia kekurangan besi. Kekurangan zat besi biasanya juga diikuti dengan kekurangan gizi yang mengakibatkan anak gagal tumbuh.

    Makanan tinggi zat besi adalah hati sapi/ayam, daging sapi, dan kuning telur. Sedangkan dari tumbuhan adalah kacang merah, bayam, edamame, dan masih banyak lagi. Selalu pastikan makanan anak mengandung gizi yang lengkap. Saran tambahan, selalu tambahkan hati pada setiap menu makannya. Mulai dari seujung jari dan ditingkatkan sampai satu ruas jari. Dapat menggunakan hati sapi atau ayam (ayam kampung lebih bagus, tetapi ayam potong tidak masalah).

  2. Bercerita sambil menunjukkan objek yang diceritakan membuat anak lebih paham.

    Ajak Anak Ngobrol 

    Meski belum bisa bicara, bayi sudah dapat mendengarkan ucapan kita. Bahkan sejak dalam perut ia mulai mendengarkan suara ibunya. Dengan mengajak ngobrol, anak akan mendapat banyak informasi dan kosa kata baru. Jangan hanya memanggil-manggil nama si kecil atau membuat suara-suara lucu agar ia tertawa, tapi ceritakan tentang berbagai hal. Misalnya: “Hari ini mendung, lihat langitnya berwarna abu-abu. Sepertinya akan hujan, kita bermain di dalam saja ya nak, kalau di luar basah.” Ceritakan secara detail dan jika bisa sembari tunjukkan benda atau hal yang kita ceritakan.

    Saat mengobrol jangan lupa minta pendapat anak. Meski belum bisa menjawab hal tersebut akan melatih ia mengungkapkan berpendapat kelak, sekaligus membiasakan kita untuk melibatkan anak dalam mengambil keputusan yang menyangkut dirinya. Nah karena bayi belum bisa bicara maka kita akan tanya sendiri, jawab sendiri. Tidak masalah, tapi berikan alasan pada pilihan yang kita berikan. Misalnya: Adek mau buah apa? Jeruk atau Apel? Bagaimana kalau jeruk saja? Hari inikan kita mau jalan-jalan, kalau jeruk lebih mudah dikupas tidak perlu pakai pisau, jadi lebih mudah dimakan dimana saja.”

    Dengan percakapan yang lengkap anak lebih banyak menangkap kata-kata baru. Anak yang rajin diajak bicara tentu juga lebih cepat berbicara.

  3. Lakukan Interaksi dengan Anak Sesering Mungkin
    Peran ayah juga sangat penting, jadi kuda :p

    Interaksi dengan anak adalah salah satu cara mendekatkan ikatan batin antara ibu dan anak. Ketika bersama anak lakukan kegiatan yang melibatkan interaksi dua pihak. Interaksi dapat berupa apapun mulai dari menyuapi, memandikan, bermain cilukba, mengajaknya bernyanyi sambil bertepuk tangan, dan tentu sering-sering memberi pelukan dan ciuman.

    Jika anda adalah seorang ibu rumah tangga bersyukurlah, waktu anda tidak akan pernah sia-sia ketika bersama sang buah hati. Tetapi jika anda adalah ibu bekerja dan terpaksa menitipkan anak pada neneknya atau pengasuh juga tidak masalah. Tapi perlu dicatat, titipkan seperlunya, hanya ketika anda tidak bisa bersama si kecil, seperti saat di kantor. Ketika anda sudah di rumah, segera pegang anak anda, secapek apapun jangan jadi alasan karena itu tanggung jawab anda sebagai ibu. Jangan sampai anak lebih dekat dengan pengasuhnya dari pada ibunya sendiri.

  4. Stimulasi Anak Sesuai Tahap KembangnyaTumbuh kembang anak ada masanya, stimulasi sesuai dengan tahapannya. Ketika anak sedang belajar merangkak, sediakan benda-benda yang menarik perhatiannya, letakkan sedikit jauh di depannya. Hal tersebut akan memacu anak untuk maju dan meraihnya. Begitu pula ketika anak mulai belajar berdiri dan berjalan, bantu dengan stimulasi-stimulasi agar anak cepat belajar. Tetapi perlu diingat, tahap perkembangan antara anak yang satu dan yang lain berbeda-beda. Jangan memaksakan anak anda belajar berjalan hanya karena teman sebayanya sudah dapat berjalan. Ketika masih dalam rentang usia yang wajar anda tidak perlu khawatir.
  5. Bacakan Cerita Sebelum TidurSelain untuk penanda waktu menjelang tidur, membacakan cerita sangat baik untuk meningkatkan bonding ibu dan anak dan menumbuhkan minat baca seumur hidup. Membacakan cerita dapat dilakukan sejak bayi usia nol tahun bahkan sejak dalam kandungan juga dapat dilakukan. Dengan membacakan buku sejak dini anak akan mengenal bahasa dan kosa-kata baru yang dapat membantunya belajar bicara. Sekaligus mengasah kemampuan anak mendengarkah dan berekspresi.Anak yang dibacakan buku sejak kecil kelak akan menjadi pembaca yang baik dan pintar di sekolah.Memiliki rasa ingin tahu, kreativitas, dan imajinasi. Jadi jangan sampai melewatkan waktu membaca sebelum tidur.

Selain lima tips di atas masih banyak hal yang dapat dilakukan untuk menstimulasi kecerdasan anak kita. Kuncinya, jangan malas belajar dan bertanya. Diskusi dengan ibu-ibu senior yang telah lebih dahulu menyusuri hutan rimba mengasuh anak. Konsultasikan juga perkembangan anak dengan dengan bidan atau dokter. Rajin ikut posyandu dan selalu pantau perkembangan anak setiap bulan.

 

*tips diatas merupakan rangkuman dari diskusi saya dengan dokter spesialis anak RS Sardjito Profesor Sutaryo, ibu-ibu muda anggota Mama Kuasa, ibu senior mertua saya, dan masih banyak ibu-ibu lainnya.

 

vemelinda

Menjadi ibu adalah hal paling luar biasa dalam hidup saya. Memang tidak mudah, tapi tidak perlu dibuat sulit. Banyak hal tidak terduga yang terjadi dalam hidup saya dan sebisa mungkin akan ditulis di blog ini. So… enjoy! Hubungi saya di : venantiamelinda@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *